Pengikut

Nuffnang

Isnin, 7 Disember 2015

www.telokkemang.blogspot.com/

sumber :-

www.telokkemang.blogspot.com/


Awas Keenakan Pencet Tombol ”Starter” Motor

Posted: 07 Dec 2015 03:32 AM PST



Hadirnya starter elektrik benar-benar mengubah kebiasaan orang jadi malas mengengkol. Sekali pencet, sepeda motor langsung menyala tanpa harus membakar kalori. Tapi tahukah Anda, menyalakan sepeda motor—terutama pagi hari—menggunakan starter elektrik berpotensi bikin aki cepat soak?

Kenyataan itulah yang kini sering dihadapi pengguna sepeda motor, terutama pemakai Skutik. "Posisi mesin ada di kiri belakang, sedangkan untuk menyalakannya, orang biasa memegang (handel) gas. Jarak yang jauh antara starter engkol dan setang ini membuat orang malas," kata Muhammad Robiansyah, mekanik AHASS Bintang Motor Buaran, Jakarta Timur, Senin (16/11/2015).

Menurut Robi, kebiasaan malas ini ternyata menjadi faktor terbesar aki cepat soak. Tidak cuma untuk pengguna Skutik, tetapi juga jenis sepeda motor lainnya. Untuk sepeda motor injeksi, biasanya ada tanda kedipan lampu malfungsi (Malfunction Indicator Lamp/ MIL). Tiap merek beda kedipan.

TeganganApa hubungan starter elektrik dengan aki soak? Robi mengatakan bahwa tegangan awal baterai atau aki adalah 12,35 volt. Jika pagi digunakan untuk starter elektrik, tegangan drop sampai 9 volt, lalu mengambil listrik cadangan pengisian. Usaha untuk menyalakan mesin cukup berat buat aki.

"Beda kalau diengkol. Mesin menyala, lalu dipakai. Lalu menyalakan kembali, tegangan tidak turun drastis dan menguras cadangan pengisian karena hanya butuh 10,5 hingga 11 volt. Kalau rutin dilakukan, sudah pasti aki lebih awet," kata Robi.

Saat aki sudah drop, sepeda motor injeksi sebenarnya masih bisa dinyalakan dengan mengengkol. Namun, sangat disarankan segera ganti aki, karena kinerja injektor tanpa sokongan listrik dari aku akan membuat kumparan generator bekerja lebih berat dan berpotensi panas/ rusak.

Usia aki normal adalah dua hingga tiga tahun. Tapi dengan kebiasaan yang salah, apalagi setiap pagi menggunakan starter elektrik, aki bisa soak hanya dalam waktu tak sampai setahun, atau maksimal 1,5 tahun.


Rental mobil pontianak Penyewaan mobil di pontianakPenyewaan mobil pontianak Rental mobil pontianak Penyewaan mobil di pontianakPenyewaan mobil pontianak Rental Mobil Pontianak Penyewaan mobil di pontianakPenyewaan mobil pontianak Penyewaan mobil di pontianakPenyewaan mobil pontianakPenyewaan Mobil Pontianak Penyewaan Mobil PontianakPenyewaan Mobil PontianakPenyewaan mobil pontianak sewa mobil pontianakRental Mobil Pontianak Rental mobil pontianakRental mobil pontianak Rental Motor PontianakPenyewaan Motor Pontianak

Nih, Cara Menghitung Penyusutan Harga Sepeda Motor Bekas

Posted: 07 Dec 2015 03:27 AM PST

Harga yang pas untuk menjual sepeda motor bekas pakai kerap menjadi ganjalan cukup sulit. Tapi pada intinya, yang perlu diperhatikan untuk menentukan banderol hanya ada dua poin, tidak kemahalan agar cepat laku, tapi juga tidak terlampau murah agar tidak rugi.

Berdasarkan keterangan dari para pedagang sepeda motor bekas, KompasOtomotif berusaha membuat rangkuman penyusutan harga sepeda motor bekas. Tak hanya dilihat dari tahun pembuatan, jenis atau model (laris di pasaran atau tidak) dan kondisi menjadi faktor penentu harga jual kembali.

Sebagai patokan, Ghozali, penjual kawakan sepeda motor bekas di Jakarta Timur, memberi patokan, bahwa untuk tahun pertama, harga sepeda motor pasti turun antara 10-15 persen. Tahun berikutnya tinggal mengurangi Rp 1 juta lagi.

Misalnya, harga Honda BeAT Pop eSP CBS ISS 2015 Rp 14,8 juta. Jika dijual tahun depan (2016), akan menyusut 10-15 persen, atau maksimal Rp 2,2 juta (15 persen), atau menjadi 12,5 juta. Dijual tahun 2017, dikurangi Rp 1 juta lagi menjadi sekitar Rp 11,5 juta, begitu seterusnya.

Faktor 2 dan 3
Itu adalah patokan depresiasi awal. Patokan selanjutnya adalah kondisi. Secara teori, semakin baik kondisi, pedagang akan semakin jual mahal. Misalnya jarak tempuh sangat rendah, jarang pakai, dan sebagainya, patokan depresiasi awal bisa ditambah sedikit sesuai kehendak. Jika kondisi sudah tak begitu baik, pembeli biasanya akan menawar dengan harga lebih rendah.

Patokan yang terakhir, dan cukup sulit, adalah jenis atau model sepeda motor itu sendiri. Jika membeli sepeda motor yang cukup laris di pasar, patokan depresiasi bisa menggunakan dua teori di atas. Namun jika membeli model yang kurang laku di pasaran, harga bisa tak menentu.

"Kalau model dan merek susah laku, teorinya lain lagi. Misalnya rata-rata sepeda motor Suzuki, dijual tahun pertama saja sudah turun lebih dari 30 persen. Atau misalnya model-model CBU seperti Honda PCX atau yang lainnya, depresiasi tahun pertama bisa lebih besar dari 15 persen. Tergantung modelnya dicari apa nggak," kata Ghozali.

Rental mobil pontianak Penyewaan mobil di pontianakPenyewaan mobil pontianak Rental mobil pontianak Penyewaan mobil di pontianakPenyewaan mobil pontianak Rental Mobil Pontianak Penyewaan mobil di pontianakPenyewaan mobil pontianak Penyewaan mobil di pontianakPenyewaan mobil pontianakPenyewaan Mobil Pontianak Penyewaan Mobil PontianakPenyewaan Mobil PontianakPenyewaan mobil pontianak sewa mobil pontianakRental Mobil Pontianak Rental mobil pontianakRental mobil pontianak Rental Motor PontianakPenyewaan Motor Pontianak

Hindari Ini Kalau Melintasi Genangan Air

Posted: 07 Dec 2015 12:31 AM PST

Memacu kendaraan di saat Hujan lebat sebaiknya dihindari, apalagi jika hendak melewati genangan air yang panjang.

Salah satu gejala fisika yang berbahaya saat melintasi genangan dalam kecepatan tinggi adalah, Aquaplaning. Merupakan suatu gejala di mana ban tidak menapak pada permukaan jalan karena lapisan air yang tercipta saat dilalui dalam kecepatan tinggi.

Efeknya, traksi pada ban akan hilang total. Pengendalian kendaraan melalui setir tidak akan bisa dilakukan, mobil hanya akan berjalan ke depan tanpa arah yang jelas. Kalau sudah begini, petaka fatal mengancam!

Lantas apa yang harus kita lakukan ketika dalam situasi seperti ini? Pebalap nasional Rifat Sungkat memberikan masukan dan tips seputar aquaplaning.

Pedal Rem

Rifat mengatakan, jika Anda sudah merasakan gejala Aquaplaning jangan secara mendadak menginjak pedal rem. Upaya antisipasi ini justru salah, karena tanpa adanya traksi antara ban dengan permukaan jalan akibat lapisan air, pengereman tidak akan berpengaruh apa-apa.

Cara yang terpat adalah, lepas kaki Anda dari pedal gas, bertujuan agar kendaraan bisa mengurangi kecepatannya.

"Kalau mobilnya sudah dilengkapi fitur ABS (anti-lock braking system) dan EBD (electronic brakeforce distribution) baru boleh. Jika belum ketika melewati air, begitu menginjak rem akan terkunci dan akibatnya akan fatal," kata Rifat di Pulomas, Jakarta Timur, Sabtu (14/11/2015).

Momen

Rifat melanjutkan, saat berkendara di jalan tol dan melihat jalan basah di depan sebaiknya melakukan pengereman sedikit demi sedikit. Opsi lain bisa dilakukan dengan melepas pedal gas untuk menurunkan kecepatan (deselerasi) sebelum masuk ke jalan basah.

Perhatikan momen yang tepat untuk melakukan pengereman, sebelum mobil masuk ke area genangan.

"Kalau terus digas, selain bisa tergelincir juga akan bisa merusak mesin. Karena ketika mobil dengan kecepatan tinggi lalu menerabas genangan air, otomatis ada air yang tersedot ke dalam mesin melalui grill, apalagi kecepatannya di atas 60 kpj," kata Rifat.
Rental mobil pontianak Penyewaan mobil di pontianakPenyewaan mobil pontianak Rental mobil pontianak Penyewaan mobil di pontianakPenyewaan mobil pontianak Rental Mobil Pontianak Penyewaan mobil di pontianakPenyewaan mobil pontianak Penyewaan mobil di pontianakPenyewaan mobil pontianakPenyewaan Mobil Pontianak Penyewaan Mobil PontianakPenyewaan Mobil PontianakPenyewaan mobil pontianak sewa mobil pontianakRental Mobil Pontianak Rental mobil pontianakRental mobil pontianak Rental Motor PontianakPenyewaan Motor Pontianak

Rem dengan ABS Bukan Anti-Tabrak!

Posted: 07 Dec 2015 12:22 AM PST

Sistem pengereman dengan menggunakan teknologi Anti-lock Braking System (ABS) kerap menjadi bumbu pemasaran mobil-mobil baru di Indonesia.

Masalahnya, ternyata masih banyak pengemudi atau konsumen yang belum paham sepenuhnya, terkait fitur keselamatan aktif ini pada kendaraan. Singkat kata, fungsi ABS adalah, saat rem mendadak dalam kecepatan tinggi, pengemudi masih bisa mengendalikan arah kendaraannya.

Sedangkan, rem yang tanpa ABS, akan terjadi gejala mengunci, sehingga meski setir diputar ke kanan atau ke kiri, laju mobil tetap lurus. Pengemudi tidak bisa mengarahkan ke mana arah mobil harus menghindar.

Rifat Sungkar, pebalap nasional yang juga Duta Keselamatan Berkendara di Indonesia, mengatakan, punya mobil dengan rem yang sudah dilengkapi teknologi ABS, bukan berarti anti-tabrak. Kondisi ini terjadi bukan karena kendaraan, tetapi lebih banyak karena faktor pengemudi.

"Rem ABS itu akan menghasilkan suara keras ketika berkerja. Sistem ABS akan membuat suatu bunyi khas, ketika pedal rem diinjak sedalam-dalamnya," ujar Rifat di Pulomas, Jakarta Timur, Sabtu (14/11/2015) lalu.

Minim Pemahaman

Bunyi ini kerap dianggap pengemudi yang tidak paham kalau rem-nya bermasalah atau tidak pakem. Mekanisme ABS itu seperti kita mengocok pedal rem berlulang-ulang kali, tapi dengan waktu yang super cepat. Dalam setiap detik, kanvas rem akan menggenggam cakram sampai ratusan kali, mencegah terjadinya "brake lock".

Biasanya yang terjadi, ketika pengemudi mendengar suara khas ini, yang mereka lakukan justru melepas kembali pedal rem yang semula diinjak. Akibatnya, mobil bukan berhenti tapi menabrak atau mengalami kecelakaan.

"Kalau pengemudinya tidak tahu, banyak mobil yang remnya ABS justru terjadi kecelakaan, karena begitu pedal rem diinjak pengemudi kaget kok pedal remnya bergetar keras. Dalam sepersekian detik pengemudi itu berpikir remnya rusak, jadi pedal rem diangkat lagi," kata Rifat.

Rifat menyarankan, jika mobil Anda sudah dilengkapi fitur ABS, maka ketika kecepatan tinggi dan harus melakukan pengereman mendadak, pedal rem jangan dilepas meski bergetar atau menimbulkan suara. Karena, cara kerja ABS itu sendiri seperti itu.
Rental mobil pontianak Penyewaan mobil di pontianakPenyewaan mobil pontianak Rental mobil pontianak Penyewaan mobil di pontianakPenyewaan mobil pontianak Rental Mobil Pontianak Penyewaan mobil di pontianakPenyewaan mobil pontianak Penyewaan mobil di pontianakPenyewaan mobil pontianakPenyewaan Mobil Pontianak Penyewaan Mobil PontianakPenyewaan Mobil PontianakPenyewaan mobil pontianak sewa mobil pontianakRental Mobil Pontianak Rental mobil pontianakRental mobil pontianak Rental Motor PontianakPenyewaan Motor Pontianak

0 ulasan:

Pimpinan

Angkatan Muda

Cabang